Itali berisiko jatuh ke dalam jruang resesi yang besar seiring dengan mulainya konsumen mengurangi anggaran belanjanya. hal ini tentu akan menyulitkan pekerjaan perdana menteri mario monti unutuk revitalisasi ekonomi di italia, menurut pernyataan enrico giovanni, presiden kantor statistik ISTAT. data tunjukkan masyarakan gunakan sebagian tabungan untuk mempertahankan kebiasaan pengeluaran; dimana tingkat tabungan saat ini sebesar 10%, lbih rendah dari 15%-16% beberapa tahun lalu.
rumah tangga akan mencoba untuk sisihkan lebih banyak uang demi mengeisi tabugnan yang telah dihabiskan, dan ini berisiko turunan pengeluaran konsumen lebih jauh,. ketika ditanya apakah perlambatan belanja konsumen akan picu resesi, giovanini molak untuk memberikan komentar secara kkusus, akan tetapi mengisyaratkan adanya resiko tersebut seraya mengutarakan "pertumbuan ekonomi akan sangat rendah di 2012" di lain pihak uni eropa telah memprediksikan italia hanya akan tumbuh 0,1% di tahun depan, lebih rendah dari estimasi pemerntah yang memprediski ekspansi 0,6%.



0 komentar:
Posting Komentar