Emas memang baru saja mencatat koreksi 3 hari terbesar dalam 28 tahun terakhir. namun apakah bisa diartikan bahwa emas kehilangan daya untuk membidik $2000 per ons di akhir tahun?
hanya dalam 1 bulan (sejak awal september) emas sudah kehilangan sekitar $300. setelah mencapai rekor tertinggi $1,920. per ons, logam mulia favorit investor ini anjlok sampai kisaran $1,600 di akhir bulan. beberapa pengamat menilai koreksi tajam sebagai pemecahan gelembung harga. banyak analis langsung merevisi proyeksi harg emas di akhir tahun, yang tadinya diprediksi bisa merangsek ke $2000 per ons.
menurut josina oliphant, analis komoditi rand merchant bank, faktor fundamental yang mendukung harga masih eksis, termasuk di dalamnya adalah tingakt likuiditas global yang tinggi dan suku bunga rendah di berbagai negara maju. selama masalah eurozone belum selesai, emas akan jadi pilihan safe haven utama."
tetapi oliphant juga melihat bahwa permintaan emas sebagai tameng inflasi juga mulai berkurang, searang dengan penurunan inflasi AS. hal tersebut mempersulit harga untuk menembus $2000. oliphant sendiri meramalkan bahwa emas hanya akan samapi pada level $1900 di penghujung 2011.
untuk jangka waktu panjang, hingga tahun depan, emas diprediksi tidak akan kesulitan mencapai target $2000. mengingat harga saat ini masih sangat jauh dari bahwa rekor harga riil $2500 per ons, yang tercapai pada periode 1980-an. apalagi bank sentral AS sudah berkomitmen menjaga suku bunga tetap rendah, setidaknya hingga pertengahan 2013. kebijakan the Fed sangat bagus bagi prospek harga emas.
sedangkan Walter de Wet, periset komoditi standard bank london. melihat emas masih berpeluang menuju $2000. jika tidak di akhir tahun ini, maka komoditi anti - inflasi bisa mencba naik ke target idealnya pada kuartal perdana 2012. de wet memaparkan asumsinya berdasarkan kebijakan cetak uang pemerintah AS. jika the Fed terus mencetak uang, maka harga emas akan naik terseret oleh pergerakan mata uang lain.
ia melihat emas jatuh akhir-akhir ini karena pasar uang tidak beroperasi dengan baik sehingga negara eropa dan emerging markets memilih tunai sebagai jaminan. di samping itu, kenaikan marjin kepemilikian emas di China turut menghambat penguatan. jika harga turun antara 6% dan 7% dalam satu hari saja, maka investor haru smenyuntuk dana segar ke rekening mereka supaya bisa terus bertransaksi, ujarnya. de wet melihat emas akan kembali menemukan momnetum untuk menvapi level $1885 di akhir taun ini dan $1900 di kuartal awal 2012.



0 komentar:
Posting Komentar